AMAN Haltim Gelar Musda ke II, Afrida: Masyarakat Adat Tidak Anti Pembangunan, Tapi Jangan Asingkan

3 Februari 2024, 11:48 WIB
AMAN Haltim Gelar Musda ke II /Iskandar /Iskandar

SUARA TERNATE - Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara gelar Musyawarah Daerah (Musda) ke II dengan tema Budaya yang Kokoh Masyarakat Adat Haltim Berdaulat, Mandiri dan Bermartabat.

Anggota Dewan AMAN Nasional (DAMANAS) Regional Maluku dan Maluku Utara, Afrida Erna Ngato menuturkan, Musda ke II AMAN Haltim itu berlangsung di Desa Ekorino, Kecamatan Wasilei, Kabupaten Haltim Maluku Utara pada Jumat kemarin 2 Februari 2024.

"Tadi sudah dilantik, untuk pengurus baru atau Ketua Pengurus AMAN Daerah (PAD) Haltim itu, saudara Defris Dubulie, dan yang melantik saya sendiri selaku DAMANAS," ujar Afrida saat diwawancara Suara Ternate pada Jumat malam.

Baca Juga: Ini 5 Cagar Budaya di Kota Ternate Maluku Utara yang Masuk Peringkat Nasional

Musda AMAN Haltim di Waselei. Iskandar

Menurut dia, musyawarah ini perlu dilakukan, pasalnya kepengurusan AMAN Haltim sebelumnya, sudah melewati masa periodisasi selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Afrida menjelaskan, kondisi wilayah adat, khususnya di Haltim itu, semakin tercerabut.

Olehnya itu, kerja-kerja pendampingan tehadap masyarakat adat itu perlu dilakukan, demi menghidupkan kembali nilai-nilai adat dan budaya yang tergradasi.

Baca Juga: Lewat Pentas Seni Budaya Maluku Utara, Kemendes PDTT Ajak Warga Ibu Kota Sukseskan Gernas BBI

"Dari aspek kebijakan pembangunan daerah ini, belum berbasis kearifan lokal. Misalnya pencaplokan wilayah adat, yak hutan hilang secara otomatis budaya juga ikut hilang," ucap dia.

"Masyarakat adat tidak anti pembangunan, masyarakat adat perlu pembangunan, tapi pembangunan jangan sampai meninggalkan masyarakat adat ataupun menyingkirkannya," pungkasnya.

Sekedar diketahui, dalam Musda tersebut turut hadir Ketua Dewan AMAN Nusantara Tingkat Wilayah (DAMANWIL) Novenia Ambeua, Ketua Pengurus Harian (PH) Gayus Abeua, Waka Polres Haltim Kompol Ranto Eko Mardayanto, Kapolsek Wasile Selatan Ipda Nurmala Ismail, kepala desa se Kecamatan Wasile Selatan dan tokoh adat dan peserta sebanyak 80 orang.***

 

Editor: Asri Sikumbang

Tags

Terkini

Terpopuler