Siap-Siap! Kapal China 'Serbu' Laut Natuna Utara, Ini Perintah Panglima Koarmada TNI AL

17 September 2021, 15:27 WIB
Ilustrasi TNI AL yang tengah berpatroli. /Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

SUARA TERNATE - Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia sempat mengadukan ada ribuan kapal China yang beroperasi di Laut Natuna Utara yang diduga masuk Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara.

Hal itu disampaikan Bakamla dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR RI pada 13 September 2021 lalu.

Merespon hal itu, Panglima Komando Armada (Koarmada) I TNI Angkatan Laut (AL) Arsyad Abdullah menegaskan, sikap TNI AL sangat jelas yakni melindungi kepentingan nasional di wilayah yuridiksi Indonesia dan menolak toleransi terhadap berbagai bentuk pelanggaran.

Baca Juga: Jatuh ke Jurang Sedalam 500 Meter, Jenazah Gabriela Nakes Korban Penyerangan KKB belum Bisa Dievakuasi

Arsyad Abdullah mengatakan pada Kamis, 16 September 2021, TNI AL akan melakukan misi penerbangan ke Laut Natuna Utara pada hari ini, Jumat, 17 September 2021.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari pemberitaan media Malaysia Benar News, misi penerbangan itu bertujuan untuk melakukan patroli di Laut Natuna Utara.

TNI AL, kata Arsyad Abdullah, mengerahkan 5 KRI dalam mengamankan Laut Natuna Utara. Dalam satu waktu, jumlah kapal yang berpatroli bisa mencapai 3 sampai 4.

Sebelumnya, Bakamla mengadukan bahwa mereka kesulitan untuk melakukan pemantauan dan sempat meminta bantuan ke TNI AU.

Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Sepuluh Nelayan Kembali Ditemukan Basarnas Ternate

"Kami kerja sama dengan TNI AU untuk melakukan pemantauan udara di Laut Natuna Utara, dan Alhamdulillah mereka mendukung, tapi saat pesawat digunakan kami tidak bisa apa-apa, jadi Bakamla minta pesawat sendiri," sebut Sekretaris Utama Bakamla Laksda S. Irawan.

Irawan mengatakan, jumlah kapal asing dari Vietnam dan China sangat banyak di Laut Natuna Utara jika dipantau langsung.

"Kalau kita lihat pantauan dari puskodal, di daerah overlapping masih ada 6 kapal-kapal Vietnam, termasuk kapal coast guard China. Tapi begitu dilihat secara kasat mata atau langsung dengan pengamatan udara, itu bahkan sampai ratusan kapal mungkin ribuan kapal yang berada di sana," ucapnya.***

Editor: Ghazali Hasan

Sumber: Pikiran Rakyat Benar News

Tags

Terkini

Terpopuler