Realisasi Pendapatan Jongkok, Program Kegiatan Perlu Penyesuaian, Berikut Penjelasan Kepala BPKAD Ternate

- 20 Juli 2023, 13:12 WIB
Kepala BPKAD Kota Ternate, Abdulah Hi M Saleh
Kepala BPKAD Kota Ternate, Abdulah Hi M Saleh /Asri

SUARA TERNATE - Dalam rangka penyampaian dokumen perencanaan anggaran ke DPRD, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Badan Pengelola Keuangan, dan Aset Daerah (BPKAD), sampai saat ini masih menggodok Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2023, dan APBD 2024.

"Kita rencanakan penyampaian KUA-PPAS APBD 2024 duluan. Setalah itu, baru KUA-PPAS APBD Perubahan 2023," ujar Kepala BPKAD Kota Ternate, Abdullah Hi M Saleh pada Kamis, 20 Juli 2023.

Lebih lanjut Abdulah menyampaikan, kedua dokumen penyusunan APBD itu, dipastikan sudah disampaikan sebelum berakhir bulan Juli 2023 ke Badan Anggaran (Banggar) di DPRD Kota Ternate.

Baca Juga: Dipanggil Kejagung Sebagai Saksi dalam Kasus Korupsi CPO, Airlangga Hartarto Tidak Hadir

Kata dia, untuk KUA-PPAS APBD Perubahan 2023 itu, terdapat hal penting yang perlu disesuaikan dengan kondisi pendapatan daerah.

"Artinya, program kegiatan kita (Pemkot Ternate) harus menyesuaikan dengan proyeksi pendapatan kita apakah capai target atau tidak. Kalau torang (Kami) capai target ya ok, tapi kalau tidak capai target, berarti kita harus melakukan penyesuaian," jelas dia.

Sementara di sisi lain dia mengakui, bahwa realisasi pendapatan di semester pertama tahun 2023 itu belum maksimal, alias jauh dari target.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Dipanggil Kejagung Sebagai Saksi dalam Kasus Kejahatan Korporasi Minyak Sawit Mentah

Misalnya, target PAD Rp 154 miliar dan realisasinya baru Rp 50 miliar. Sedangkan nilai target pendapatan dana transfer dari pemerintah provinsi atau disebut Dana Bagi Hasil (DBH) Kota Ternate, nilai targetnya Rp 90 miliar dan realisasinya baru Rp 6 miliar lebih.

Halaman:

Editor: Asri Sikumbang


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah