Ada Kabar Baik dari Perang Rusia-Ukraina, Kedua Negara Sepakat Buka Pintu Dialog

- 26 Februari 2022, 17:41 WIB
Rusia Menyerang Ukraina
Rusia Menyerang Ukraina /Prokerala

SUARA TERNATE - Kabar baik datang dari konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Setelah tiga hari beturut-turut terlibat perang, muncul kabar bahwa kedua negara yang berseteru itu sepakat untuk membuka pintu dialog.

Dikutip dari kyivindependent kedua belah pihak sedang membahas waktu serta tempat lokasi dialog.

Sebab, sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin pasca melandarkan serangan militer pada Kamis 24 Februari 2022, menawarkan agar negosiasi dilakukan di Minsk, Belarus.

Baca Juga: Dua Aktor Senior Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Penipuan Properti

Baca Juga: Laporannya Terhadap Menag Yaqut Ditolak Polda Metro Jaya, Roy Suryo Dilaporkan Balik GP Ansor

Namun, tawaran itu sempat ditolak oleh Ukraina yang menawarkan diri agar dialog dilangsungkan di Warsawa, Polandia. Tarik menarik lokasi inilah yang sempat didiskusikan kedua negara.

“Pada saat ini kedua pihak sedang mendiskusikan tempat dan waktu negosiasi,” ucap Serhiy Nykyforov, juru bicara presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky Sabtu (26/2/2022).

Baca Juga: Berkedok Arisan Online, Isteri Polisi Tipu 113 Orang, Kerugian Mencapai Rp8,8 Miliar, Suami Pun Turut Diusut

Baca Juga: Data Terkini Dampak Gempa 6,1 di Sumbar: 7 Meninggal, 85 Luka, 5.000 Mengungsi

Sebelumnya, juru bicara pemerintah Rusia, Dmitriy Peskov mengatakan Presiden Vladimir Putin mengingikan agar Ukraina menyetujui statusnya sebagai negara netral, yakni tidak akan bergabung selama-lamanya ke Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO.

Baca Juga: 1 DPO Menyerahkan Diri, Motif Pengeroyok Ketum KNPI Haris Pertama Masih Misterius

Baca Juga: Benarkah Menag Bandingkan Suara Toa Masjid dengan Gonggongan Anjing? Ini Pandangan Ahli Bahasa

Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa semuanya akan tergantung pada jaminan keamanan yang dapat diterima Ukraina. “Kami menerima usul presiden Rusia (untuk bernegosiasi),” kata Nykyforov.***

Editor: Purwanto Ngatmo

Sumber: ANTARA kyivindependent


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah